Nilai Ujian Sesuai Dengan Inisial Hadiah

Posted by Andi Wawang

Suatu hari kawan saya bercerita tentang pengalaman dia sewaktu masih kuliah dulu. Panggil saja dia wedan. Diakhir-akhir semester dia mulai mempersiapkan strategi untuk mendapatkan nilai yang bagus dari dosen. Tapi, persiapan yang dia lakukan bukannya belajar tapi mempersiapkan hadiah apa yang akan di berikan ke dosen pada saat menhadap setelah ujian. Pengakuan wedan tentang apa yang dia lakukan merupakan strategi akhir setelah berusaha belajar dengan giat sebelum ujian, tapi dia merasa bahwa hasil ujian yang akan keluar tetap saja akan jelek.

Lanjut cerita dari wedan, setelah mengikuti 2 ujian dari dua matakuliah yang berbeda dia bergegas pulang kerumahnya dia ingin mengambil hadiah untuk dosen matakuliah yang telah memberikan ujian akhir semester. Hadiah yang ingin diberikan ada dua yang pertama BAJE (Kue yang dibuat dari beras yang ditambahkan dengan gula merah) dan yang kedua adalah buah Apel. Dimana kue dan buah tersebut adalah makanan kesukaan dari dosen bersangkutan kata Wedan. Mesti cerdas bosssss sekarang kita tidak boleh ketinggalan informasi tentang apa saja, termasuk informasi tentang kesukaan sang dosen...hehehehe.

Menjelang sore Wedan menuju rumah sang koordinator matakuliah dan tidak lupa membawa hadiah yang telah dia ambil dari rumahnya. Setelah sampai di rumah sang koordinator matakuliah, Wedan tidak banyak berbasa basi Wedan langsung saja memberikan Kue tersebut ke sang koordinator matakuliah, katanya Pak ini Kue Baje kiriman dari orang tua saya, karna terlalu banyak makanya saya bagi ke teman-teman dan juga ke bapak karna informasi yang saya dapat dari teman-teman bapak katanya suka makan kue ini makanya saya bawa kesini pak. Kata dosen tersebut iya terima kasih, kuenya disimpan disitu. Setelah memberikan hadiah tersebut Wedan langsung menuju ke rumah sang koordinator matakuliah yang ke dua dengan membawah buah Apel. Sama seperti yang dia lakukan diatas setelah sampai dirumah koordinator matakuliah tanpa berlama-lama dia langsung memberikan buah apel tersebut. Sang koordinator matakuliah bertanya ini dari mana? Wedan menjawab ini dari saya pak, buah ini kiriman dari orang tua saya, karna terlalu banyak makanya saya bagi keteman-teman saya yang lain dan juga ke bapak karna informasi yang saya dapatkan bapak suka makan buah apel. Setelah menjawab pertanyaan dari dosen Wedan langsung pamit pulang. Didalam perjalanan Wedan berharap-harap nilai yang diberikan oleh sang koordinator matakuliah akan baik.

Satu minggu kemudian nilai ujian sudah keluar dan wedan sudah siap di depan papan pengumuman hasil ujian semester. Wah Wedan terlihat sangat senang karna dia mendapatkan Nilai B dan A dari dua matakuliah. Tidak sia-sia usaha yang dia lakukan kata Wedan dan tersenyum sambil berangjak dari tempat pengumuman hasil ujian.

Tapi dalam perjalanannya dia berpikiran lho kok Nilai yang saya dapatkan sama ya dengan initial Hadiah yang saya berikan ke ke2 Koordinator matakuliah tersebut. Koordinator mata kuliah yang saya berikan Kue Baje memberiku Nilai B sedangkan Koordinator mata kuliah yang saya berikan Buah Apel memberiku nilai A. Waduh kata wedan Seandainya saya tahu koordinator matakuliah tersebut memberikan nilai sesuai dengan initial hadiah yang saya berikan dua-duanya saya berikal apel dehhh.....Walaupun ga suka yang penting gue dapat nilai A.....wkwkwkwk......Rasa senang bercampur penyesalan, Wedan berlalu pergi.......

{ 1 comments... read them below or add one }

Roni the Fighter said...

Hahaha, keren juga ceritanya. berarti kita jangan kasih dosen itu hadiah yang yang initial huruf depannya C dan D dunk. Oke dah nanti gw coba, siapa tau ini manjur juga buat gw. Apalagi kalo ngadepin dosen yang killer n mata kuliahnya ribet.
thanks infonya. hehehehe [comment balik ya...]

Post a Comment

Saran,kritik, serta masukan anda untuk tulisan diatas sangat diperlukan. Agar kami dapat memberikan yang terbaik bagi pengunjung.

Terimakasih

Admin