Susu Kambing setelah Sukses Sussin

Posted by Andi Wawang

Tulisan ini dikutip dari Fajar OnLine
Selasa, 19-08-08 | 19:48

SETELAH sukses berinovasi dengan mengembangkan susu produksi sendiri yang dihasilkan dari sapi perah atau yang lebih dikenal Susu Sinjai (Sussin), kini Pemkab Sinjai melalui Dinas Peternakan setempat mencoba menciptakan produk baru di bidang pengolahan minuman berenergi. Dalam waktu dekat akan diproduksi susu yang berasal dari susu kambing.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Peternakan Sinjai, Aminuddin Zainuddin. Menurut dia, pemerintah setempat telah telah menyiapkan sebuah kawasan pembibitan kambing (village breeding centre) untuk mengembangkan pengelolaan mulai dari pembibitan hingga proses produksinya.

"Kita telah menyiapkan lahan di sekitar Kecamatan Bulupodo seluas kurang lebih tiga hektare. Ke depan kawasan tersebut akan menjadi pusat pengembangan dan penelitian kambing di bagian timur Indonesia," kata Aminuddin, akhir pekan lalu.

Satu hal yang menjadi daya tarik dari pengelolaan usaha produksi susu kambing ini adalah untuk pencegahan penyakit. Salah satunya adalah mencegah penyakit asma dan paru-paru. Sementara untuk produksi Sussin kini telah merambah hingga ke hotel-hotel berbintang di Makassar. Salah satu kelebihan Sussin adalah tidak menggunakan bahan pengawet.

Aminuddin mengakui hasil produksi Sussin ini belum mampu memenuhi kebutuhan pasar permintaan pasar dari sisi kuantitas. Begitu juga untuk memenuhi konsumsi sehari-hari bagi warga setempat juga masih kurang. Untuk masyarakat Sinjai saja butuh produksi Sussin hingga 400 liter per hari.

Diprediksi, kebutuhan masyarakat akan susu ini mencapai 2.000 liter. Untuk mengimbangi rendahnya kuantitas produksi susu tersebut, pemerintah Sinjai akan membeli lagi 200 ekor sapi perah. Sebelumnya ada sekitar 500 sapi perah yang dikelola oleh kelompok-kelompok peternak di Sinjai Barat.

Pusat pengembangan agribisnis sapi perah Unit Pengolahan Susu di Desa Gunung Perak, Sinjai Barat, telah membina sedikitnya sembilan kelompok tani. Setiap liter susu sapi perah yang dihasilkan petani dinilai Rp1.800 oleh Unit Pengolahan Susu. (abubakar)

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment

Saran,kritik, serta masukan anda untuk tulisan diatas sangat diperlukan. Agar kami dapat memberikan yang terbaik bagi pengunjung.

Terimakasih

Admin